MEDIASEPAKBOLA.co
Don't miss

Pro Duta FC Ditahan PSBL 2-2 di Jakarta

WhatsApp Image 2017-04-24 at 23.18.25

Pro Duta FC dipaksa hana memetik satu poin pada laga perdana mereka di grup 1 Liga 2 2017. Itu setelah, Tim Kuda Pegasus hanya bermain imbang 2-2 dengan PSBL Langsa di Stadion Cendrawasih, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (24/4) petang.

Bahkan, tim tamu PSBL justru mampu unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Sandi Putra.

Tertinggal, Pro Duta tampil lebih menekan. Hasilnya, mereka mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Zulhairi yang menyambut umpan sepak pojok. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, PSBL kembali mampu unggul lewat gol sundulan Muhammad Renggur. Skor pun kembali berubah 2-1.

Pro Duta harus harus menunggu hingga menit terakhir agar bisa menyamakan kedudukan itupun melalui gol bunuh diri pemain PSBL Rizaldi di menit akhir pertandingan.

Selepas pertandingan, pelatih Pro Duta Ansyari Lubis mengakui masih banyak yang harus dibenahi timnya. Terlebih jika mengingat waktu persiapan mereka untuk laga perdana ini hanya sekitar satu minggu.

“Saya ucapkan terima kasih ke pemain, mereka telah berjuang dengan kondisi yang serba dadakan. Kami cuma seminggu persiapan, kondisi fisik kami kelihatan menurun di babak kedua,
bisa dibilang pemain masih 60 persen kondisinya,” kata Ansyari.

Selain fisik, ada hal lain juga yang menjadi sorotan mantan gelandang timnas Indonesia untuk timnya. “Saya kira pemain juga harus sadar mereka tampil di sini bukan cuma meramaikan. Mental dan fitnes (kebugaran) yang paling kelihatan masih bermasalah. Kalau kualitas permainan enggak ada masalah. Selain itu, kontur lapangan memang memengaruhi dan konsentrasi pemain jelek hari ini,” jelasnya.

Di lain pihak, asisten pelatih PSBL Kurnia Khaliq mengaku bersyukur atas raihan satu poin timnya. Meski sebenarnya ada rasa sedikit kecewa lantaran gagal menang di menit akhir.

“Kami terima kasih banyak kepada para pemain. Soal kebobolan, mungkin tadi para pemain sudah kecapekan dan kurang komunikasi. Faktor lapangan juga kurang mendukung gaya permainan kami yang ingin memainkan bola-bola pendek. Bisa dibilang lapangannya tidak layak,” ujar Kurnia.

“Tapi kami tetap bersyukur dan ini menjadi modal positif kami untuk laga berikutnya,” tambahnya.

SebarkanShare on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Komentar Anda

comments