MEDIASEPAKBOLA.co

Persis Solo Segera Berbenah

LOGO PERSIS solo

SOLO, MEDIASEPAKBOLA.co – Menjalani laga keempat lanjutan turnamen ISC B 2016 Grup 3, Persis Solo kembali menelan pil pahit saat harus kalah di kandang sendiri menghadapi PSCS Cilacap, di Stadion Manahan Solo, Minggu (29/5) sore.

Laskar Sambernyawa menyerah 0-1 dari PSCS dihadapan ribuan pendukungnya. Usaha untuk meraih kemenangan perdana masih belum mampu dilakukan Bayu Andra dkk.

Tekanan untuk meraih kemenangan justru membuat pemain semakin terbebani. Instruksi pelatih Persis, Widyantoro, kepada pemain agar bermain lepas tak mampu menolong skuatnya meraih tiga poin.

Faktor kurang tajamnya penyerang dianggap menjadi salah satu penyebab Persis belum mampu meraih kemenangan dari empat pertandingan. Terbukti dari jumlah gol yang dihasilkan hanya gol semata wayang itupun dicetak oleh pemain belakang.

Usaha manajemen menambah kekuatan lini depan juga kandas. Hingga penutupan transfer tidak ada lagi tambahan pemain, Yandi Sofyan yang awalnya diincar dari Persib Bandung belakangan urung merapat.

Namun ada setitik kabar yang menyegarkan kala manajemen PT Persis Solo Saestu mengumumkan perihal penunjukan Aji Santoso menjadi direktur teknik. Diharapkan bergabungnya Aji nantinya akan membawa perubahan positif untuk jangka panjang.

Dukungan penuh sponsor PT Syahdana Property Nusantara juga diharapkan bisa mendorong perubahan dalam tubuh Laskar Sambernyawa. Target juara dan naik kasta pada 2018 pun sudah dicanangkan manajemen bersama sang penyedia dana.

Hingga pertandingan keempat, Persis Solo praktis hanya mengoleksi dua poin dari dua kali bermain seri, sementara dua laga berturut-turut harus meyandang gelar pesakitan.

Hasil itu jauh diluar dugaan, usai laga Minggu (29/5) sore, CEO PT Persis Solo Saestu, Paulus Haryoto mengaku kecewa dengan hasil selama empat pertandingan. “Dua hari kedepan akan segera dilakukan evaluasi,” ungkap Paulus.

Menanggapi hal itu pelatih Widyantoro mengatakan bahwa dirinya sudah memprediksi bakal adanya evaluasi, tekanan besar yang dihadapi timnya saat ini menurutnya adalah sebuah resiko pekerjaan. “Sebuah resiko pekerjaan. Saya datang beberapa hari sebelum pertandingan, dan harus memaksimalkan skuat yang sudah ada. Tapi memang hasilnya belum seperti yang diharapkan,” terang pelatih asal Magelang itu.

SebarkanShare on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Komentar Anda

comments