MEDIASEPAKBOLA.co
Don't miss

FIFA Tolak Keinginan Kemenpora

Pernyataan Resmi Komite Ad Hoc

JAKARTA, MEDIASEPAKBOLA.CO- FIFA menolak permintaan Pemerintah Indonesia melalui Kemenpora yang ingin ada perubahan di dalam Komite Ad Hoc Reformasi PSSI. Selain itu, FIFA juga menolak permintaan Kemenpora atas isi Term of Reference (ToR) Komite Ad-Hoc.

Seperti diketahui, Kemenpora mengirimkan surat tersebut tertanggal 28 Januari 2016. Namun dalam surat balasannya tertanggal 2 Februari 2016, FIFA menolak usulan tersebut. FIFA menegaskan bahwa kerangka acuan yang telah dibuat untuk Komite Ad-hoc Reformasi PSSI sudah tak dapat diubah lagi.

“Kerangka acuan Komite telah resmi disetujui oleh Komite Eksekutif FIFA pada rapat 2 dan 3 Desember 2015. Keputusan ini seperti kerangka acuan komite yang telah dikomunikasikan kepada Anda dalam surat tertanggal 4 Desember 2015,” tulis surat FIFA, yang ditandatangani acting sekjen FIFA Markus Kattner itu kepada Menpora, Imam Nahrawi.

“Kami anggap bahwa referensi hasil dari kunjungan tingkat tinggi gabungan FIFA dan AFC ke Indonesia pada 2 dan 3 November 2015, tidak dapat diubah lagi pada tahap ini,” tambahnya.

Di surat itu FIFA kembali mengajak Pemerintah Indonesia untuk bergabung dalam Komite Ad-hoc Reformasi PSSI. “Kami sangat berharap bahwa Pemerintah Anda sebagai pemangku kepentingan utama bergabung dengan komite, sebagai upaya untuk mengatasi tantangan sepakbola Indonesia dan menatap pencabutan suspensi PSSI dengan mencalonkan satu perwakilan di komite,” tegas FIFA.

Sementara itu, ketua Komite Ad-hoc Reformasi PSSI, Agum Gumelar, kembali mengajak Pemerintah untuk segera bergabung dalam komite yang dipimpinnya itu. Dia berharap perwakilan Pemerintah bisa bergabung sebelum Kongres Luar Biasa FIFA pada 26 Februari nanti.

“Kalau seandainya tidak ada perubahan sampai KLB FIFA, ini akan dibahas dalam sidang Exco FIFA yang nantinya akan dibawa ke Kongres. Jika keputusannya ditetapkan di kongres itu, pencabutannya juga kembali harus melalui kongres, paling tidak satu tahun kemudian,” kata Agum.

SebarkanShare on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Komentar Anda

comments