MEDIASEPAKBOLA.co

IPW : Polda Jatim Harus Cabut Ijin KLB PSSI

20140722163448836

SURABAYA,MEDIASEPAKBOLA.CO – Polda Jatim harus mencabut ijin dan membatalkan serta membubarkan Kongres PSSI di Surabaya yang akan berlangsung 18 April mendatang. Sebab tanda-tanda kericuhan, konflik, dan bentrokan massa di kongres itu sudah terlihat Kamis 16 April malam.

Selain itu Indonesia Police Watch (IPW) mendesak agar Wakil Presiden Jusuf Kalla yang semula akan membuka Kongres PSSI sebaiknya membatalkannya. Sebab membuka sebuah kongres yang berpotensi ricuh dan bentrokan massa hanya mempermalukan kredibilitas Wakil Presiden.

“Tanda-tanda kericuhan Kongres PSSI di Surabaya sudah terlihat saat diskusi tentang Persebaya Surabaya di stasiun televisi lokal di Gedung Graha Pena, Surabaya, Kamis malam berlangsung ricuh karena diserbu massa berseragam ormas tertentu” terang Neta S Pane . Selain merusak dan memukul pembicara, massa juga memaksa membubarkan acara. Akibat hal ini, ratusan bonek melakukan serangan balasan kepada para penyerbu. Selain itu para bonek juga mendatangi Polda Jatim untuk melaporkan penyerangan tersebut. Para bonek juga mengepung Hotel JW Marriott tempat acara kongres akan berlangsung.

Melihat kericuhan yang berpotensi pada kerusuhan massa itu, IPW mendesak Polda Jatim segera mencabut ijin Kongres PSSI dan membatalkan serta membubarkan kongres yang semula akan dibuka Wapres Jusuf Kalla itu. Pembubaran kongres itu merupakan tindakan prefentif agar keamanan dan situasi kamtibmas kota Surabaya terjaga dan berjalan kondusif dan
aman, mengingat lokasi kongres berada di tengah tengah kota dan pusat perekonomian Surabaya.

PSSI dan panitia kongres diimbau agar memulangkan seluruh peserta kongres demi keamanan mereka, untuk kemudian nantinya PSSI memindahkan lokasi kongres ke tempat yang aman. PSSI, panitia, dan peserta Kongres PSSI harus menyadari bahwa olah raga dan sepak bola sangat syarat dengan nilai – nilai fairplay, sehingga sikap jiwa besar dan demi keamanan orang lain (masyarakat) harus menjadi pedoman, sehingga tidak mengedepankan arogansi, apalagi mengancam ketertiban masyarakat. (RM)

SebarkanShare on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Komentar Anda

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *