MEDIASEPAKBOLA.co

Bonek Doakan Air Asia

Persebaya-Vs-QPR-Surabaya

SURABAYA, MEDIASEPAKBOLA.CO -Kejadian hilangnya  pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 dari radar, mengundang simpati kelompok Suporter Persebaya (1927) alias Bonek yang memiliki memori indah saat pihak Air Asia mementaskan QPR melawan Persebaya beberapa tahun Lalu.

Secara khusus Bonek bahkan menyatakan  simpati yang dalam dan sekaligus mengirimkan doa agar pesawat yang hilang diberikan mukjizat agar diketemukan dan seluruh penumpang serta kru dalam keadaan selamat.

Salah seorang Bonek asal Perak, Andry Firdaus mengatakan bahwa rasa simpati tersebut diperlukan karena telah menyangkut rasa kemanusiaan. Terlebih, ada romansa tersendiri antara AirAsia dan Bonek, yaitu ketika AirAsia mensponsori pertandingan antara Persebaya (1927) menghadapi QPR, 2 tahun lalu sehingga Bonek juga patut bersimpati terhadap musibah ini.

“Doa untuk para penumpang dan kru AirAsia semoga semuanya selamat,” ucap pria yang gemar mengenakan topi ini.

Daus, sapaan akrabnya, juga berharap agar para keluarga korban hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 terus berdoa agar anggota keluarganya diberikan mukjizat sehingga bisa kembali berkumpul bersama.

“Insya Allah, doa dari semua pihak hasilnya akan baik,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, dua tahun lalu pernah diadakan pertandingan persahabatan internasional dimana Persebaya (1927) menghadapi klub Liga Primer Inggris, QPR, di Gelora Bung Tomo, Surabaya pada 23 Juni 2014. Dalam pertandingan yang berkesudahan dengan skor 1-2 untuk QPR itu, CEO AirAsia Tony Fernandez juga sempat mengemukakan bahwa dirinya adalah “Bonek” karena kagum atas semarak pertandingan yang disaksikan lebih dari 40 ribu penonton secara langsung itu. “Persebaya (1927) market yang bagus. Saya ini sekarang sudah jadi Bonek,” kata Tony Fernandez ketika itu. (Prv)

SebarkanShare on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Komentar Anda

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *