MEDIASEPAKBOLA.co

Motivasi Menuju Iber Cup Portugal

piala HOS Tjokro

Piala HOS Tjokroaminoto

Motivasi Menuju Iber Cup Portugal

Antusiasme pemain dan pelatih dari 12 tim yang berkompetisi dalam Piala HOS Tjokroaminoto U-16 yang dihelat di lapangan Legenda Fotbal Academi (LFA), Bekasi, sangat tinggi.

Soalnya, dari 320 pemain, 18 di antaranya akan disaring untuk diterjunkan di Iber Cup di Portugal, 13-19 Juli 2015. “Jelas anak-anak sangat termotivasi. Kami berharap beberapa pemain kami bisa terpilih tim pemantau yang diketuai Om Danur,” sebut Haryanto “Tommy” Prasetyo, mantan pemain nasional yang kini melatih SSB Kabo Mania, Kab Bogor.

Danurwindo memang mengetuai Technical Study Group (TSG) dengan asisten Robby Darwis, Zaenal Abidin, dan kemungkinan akan melibatkan Zulkarnaen Lubis. Beberapa pelatih ternama pun tak segan mengirimkan tim di turnamen yang dihelat tiap Sabtu dan Minggu seperty Tommy, Tias Tono Taufik, Sudana Sukri, juga Urias Rahantokam.

“Kita sudah mengenal Piala Soeratin dan Piala Djamiat Dahlar yang dikelola PSSI. Nah, kami ingin memberi kontribusi kegiatan sebab jumlah pemain dan event sepakbola usia dini atau remaja belum ideal,” ujar Taufik Jursal Efendi, Ketua Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI), kepada mediasepakbola.co

ASSBI memang telah berpartner dengan LFA yang membangun lapangan dan fasilitias pendukung, salah satu yang terbaik di Tanah Air.

“Kami punya visi yang sama dengan ASSBI, sehingga tidak segan berinvestasi di sepakbola, meski dari hitungan bisnis tidak atau belum profitable. Tujuan utama kami membangun sepakbola Indonesia,” sebut Erik Hidayat, Direktur LFA.

hidayat cs

Dana Rp 1 Milyar
Terkait nama HOS Tjokroaminoto, Erik dan tim sengaja memilihnya karena pahlawan nasional itu dikenal karena spirit kepemudaannya.

Apalagi keluarga besar MS Hidayat, eks Menteri Perindustrian, memang punya ikatan pertalian darah dengan sang pahlawan. “Pesan saya, tolong kegiatan ini dijaga dengan baik. Kita mungkin baru akan memetik hasilnya 5-10 tahun mendatang,” ujar Hidayat.

Untuk menggelar kompetisi ini hingga ke Portugal nanti, pengelola menyiapkan dana lebih dari Rp 1 milyar. Event ini juga memakai proses skrining ketat, termasuk lewat MRI (Magnetic Resonance Imaging). “Keseriusan sudah menjadi komitmen tim. Juga soal pemilihan ikut Iber Cup Portugal, bukan ke Gothia Cup di Swedia,” lanjut Taufik.

Menurutnya, peserta Iber Cup sangat bergengsi. Yang tampil bukan SSB, melainkan akademi dari klub-klub raksasa. Di antaranya akademi sepakbola Gamba Osaka, Chelsea FC, Real Madrid, dan sebagainya. Melihat keseriusan ASSBI dan LFA menggelar kegiatan ini, idealnya PSSI ikut memantau.

Pihaknya mengaku sudah mengundang salah satu petinggi PSSI terkait pembinaan usia dini, tetapi belum direspon dengan baik. “Malah Ketua Umum PSSI, Pak Djohar Arifin, yang menyatakan siap datang dan menutup kegiatan ini,” imbuh Erik. (sn)

SebarkanShare on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Komentar Anda

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *