MEDIASEPAKBOLA.co

Blatter: Kita Berdoa untuk Akli dari Indonesia

djohar brasil @SN

Wawancara Eksklusif Djohar Arifin Husein dari Sao Paulo

Pesta sepakbola Piala Dunia 2014 telah menyedot perhatian publik sepakbola seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Meski belum lagi mengirimkan wakilnya, Indonesia tetap hadir lewat dua utusannya, yakni Djohar Arifin Husein dan Djoko Driyono, ketua umum dan sekjen PSSI. Mereka hadir dalam dua acara besar, Kongres Luar Biasa AFC (9/6) dan Kongres FIFA (10-11/6) di Sao Paulo, Brazil.

Apa saja yang bisa dipetik dari sana, berikut petikan wawancara Sigit Nugroho, Pemred MediaSepakbola.co dengan Djohar dari Sao Paulo.

SN

SN

MS: Apa kabar? Apa yang menarik dalam dua kongres tersebut?

Djohar: Alhamdulilah sehat. Ada beberapa hal yang menarik, di antaranya perubahan beberapa fasilitas dari statuta AFC seperti pembagian grup yang baru berdasarkan zona bukan berdasarkan undian, kemudian Ketua AFC otomatis menjadi anggota Exco FIFA. Pada statuta lama Ketua AFC tidak otomatis menjadi Exco FIFA.

MS: Ini angin segar bagi AFC mestinya. Apakah ini bisa diartikan pengakuan FIFA terhadap AFC semakin tinggi?

Djohar: Tentu saja. Apalagi ada juga perubahan di statuta AFC, untuk menjadi anggota Exco AFC berdasarkan wakil dari zona. Kita berharap dengan perubahan statuta ini AFC bisa lebih efektif bekerja. Selain materi resmi, ada pula hal bersifat human dalam kongres.

MS: Maksudnya?

Djohar: Dalam Presiden FIFA Josep Blatter meminta semua delegasi 209 negara untuk berdoa bagi pemain sepakbola Indonesia, Akli Afan asal Persiraja, yang wafat saat bertanding. Nama Akli terpampang di layar kongres. Suasana sidang hening, sungguh mengharukan.

MS: Selain karena tempat dan waktunya yang spesial karena bertepatan dengan Piala Dunia, apa lagi materi khusus yang jadi perhatian dalam kongres?

Djohar: Sebagai ilustrasi, 209 negara anggota FIFA, tidak ada yang absen satupun. Kongres kali ini dianggap penting karena menetapkan langkah perang terhadap diskriminasi rasisme dan perang terhadap pengaturan skor.

MS: Apakah juga dibahas tentang perubahan aturan terkait pemilihan presiden FIFA, yang saat ini jadi isu sensitif?

Djohar: Ada beberapa yang meminta Blatter jangan maju lagi. Bukan perubahan aturan, hanya penetapan saja. Kongres FIFA menetapkan Komite Pemilihan dan Komite Banding untuk persiapan pemilihan Presiden FIFA tahun depan. Seperti diketahui, masa bakti Sepp Bleter akan berakhir tahun depan (2015).

MS: Selama di So Paulo, tentu PSSI membuka komunikasi dengan berbagai delegasi, siapa saja dan apa sasarannya?

Kami memang menyempatkan bertemu dengan presiden FA berbagai negara untuk meningkatkan hubungan kerja sama luar negeri. Misalnya, Presiden FA-nya Portugal, Suriname, Palestina, Iran, India, Srilangka, Irak dan lainnya.

MS: Oh ya, bagaimana suasana perhelatan Piala Dunia di mata Bapak?

Djohar: Luar biasa. Yang pasti saya kagum melihat supporter dari berbagai negara yang jauh dari Brasil ternyata tetap dating untuk mendukung negaranya. Menurut Konjen Korea Selatan di Sao Paulo ada 4500 suporter Koresel datang ke Brazil. Saya berharap dan berdoa Insya Allah Indonesia bisa tampil di Piala Dunia di masa yang akan datang. Aamiin.

MS: Terima kasih atas waktunya.

Djohar: Sama-sama.

(SN)

djohar piala dunia

SebarkanShare on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Komentar Anda

comments