MEDIASEPAKBOLA.co

Pertamina Sidoarjo Kampiun Star League M-150

star league liga pabrik (2)

JAKARTA, MEDIASEPAKBOLA.CO – Best of The Best tidak hanya sebatas tema dalam pertandingan puncak Star League atau Liga Pabrik M-150 musim 2013-2014, di Lapangan Sepak Bola Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Sabtu (15/3) malam.

Melainkan, bermakna dalam bagi para kontestannya. Misalnya saja, menjadi petunjuk arah dalam menuju sukses.

Kiprah PT Indotama Aryanusa Pertamina (Pertamina Sidoarjo) terbukti menghasilkan prestasi menggembirakan, berkat persiapan matang. Tak ayal, PT Indotama Aryanusa Pertamina mampu keluar sebagai juara usai  CV Bone Enzenering (Bandung) dengan skor 4-3 (lewat adu penalti).

Hal tersebut terjadi, setelah kedua tim hanya bermain imbang 1-1 di waktu yang sudah ditentukan. Bone mampu membuka gol melalui Hikmah pada menit ke-23. Sayangnya, bukan menambah keunggulan yang terjadi. Justru, gawangnya dibobol Lukas Aji pada menit ke-70.

Pertamina Sidoarjo merupakan juara Wilayah Timur zona Surabaya. Sedangkan CV Bone Enzenering, merupakan juara Wilayah Barat. Keduanya tampil di babak Best of The Best setelah mengalahkan lawan masing-masing di final Wilayah Barat dan Timur.

Pertarungan antara kedua tim berjalan sangat menegangkan. Sebab, saling unjuk kebolehan dalam mengelurkan serangan jitu. Meski CV Bone unggul terlebih dahulu, Pertamina Sidoarjo tak pernah kehilangan semangat. Pelatih Pertamina Sidoarjo, Joko Arianto pun membeberkan kunci keberhasilan timnya.

“Di babak pertama, strategi kami tak berjalan. Pola 4-4-2 yang diterapkan, bisa dikatakan kurang menerjang lawan. Lalu saya kembali menerapkan formasi 4-3-3 pada babak kedua. Terbukti, akhirnya kami berhasil mencetak gol penyeimbang,” tuturnya mantan pelatih Persenga Nganjuk dan Persires Banjarnegara tersebut.

“Kami sangat puas karena mampu memenuhi terget manajemen tim. Kami pun berharap, kompetisi ini lebih meriah lagi musim depan. Misalnya saja, penambahan jumlah hadiah dan peserta. Sebab, Ini bagus buat kami dari kalangan karyawan pabrik,” tuturnya.

Alhasil, Pertamina Sidoarjo berhak membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Selain itu, pemain asingnya, Efandro Antonio Bevilaqua, meraih penghargaan pemain terbaik dan berhak memperoleh uang tunai Rp2 juta. Sedangkan CV Bone Enzenering, mengantongi Rp10 juta.

Keinginan peserta agar Star League M-150 tetap dilangsungkan secara berkesimbungan mendapatkan reaksi serius. Menurut Azwan Nasution, General Manager M-150 Indonesia, Star League digaransi dibuat lebih meriah lagi pada tahun depan.

“Akhir tahun ini, Star League akan kembali bergulir. Kami ingin membuatnya lebih meriah dengan mengajak profesi lain seperti dokter atau wartawan, selain karyawan pabrik. Sehingga, tidak hanya lima kota bahkan lebih banyak lagi,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Azwan didampingi Keith Harris, Deputy Managing Director Manager Osotspa Saraburi FC International of Thailand. Adapun Osotspa, merupakan kontestan klub Thailand Premier League yang disponsori penuh minuman berenergi tersebut.

Azwan menegaskan, pemenang kompetisi pada musim depan memiliki peluang besar untuk berlatih bersama klub yang didirikan sejak 1977 tersebut. Hal tersebut, diakuinya, sebagai upaya supaya berada di koridor yang sama untuk mencapai target secara bertahap, jelas dan profesional. Karena itu, bakal mengajak pemengan untuk Go International.

“Kami sangat puas karena kompetisi ini berjalan sukses dari awal sampai akhir. Potensi peserta sangat luar biasa karena total 500 pabrik yang sudah ikut Star League ini di lima kota. Indonesia menjadi negara pertama yang menyelenggarakan kompetisi sepak bola antarpabrik. Rencananya, tahun ini Thailand dan Myanmar akan mengikuti. Sebab, penjualan kami di dua negara tersebut sangat bagus,” tuntasnya.

(BAS)

SebarkanShare on Facebook0Tweet about this on TwitterShare on Google+0Email this to someone

Komentar Anda

comments