MEDIASEPAKBOLA.co

Divisi Dua 2013 Siap Bergulir 28 September

BLAI

JAKARTA, MEDIASEPAKBOLA.CO – Sempurnakan unfikasi Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) siap gulirkan Divisi Dua Liga Indonesia 2013. Melibatkan 73 klub yang terbagi dalam 12 Grup, kick off dijadwalkan 28 September 2013 mendatang.

Sesuai amanah Kongres Luar Biasa PSSI 13 Maret 2013 di Jakarta, BLAI yang ditunjuk sebagai operator kompetisi Liga Amatir di tanah air, diintruksikan untuk memulai unifikasi kompetisi di liga amatir. Sedang penggabungan liga profesional baru dimulai musim depan.

Setelah sukses menggulirkan divisi satu yang sudah memasuki babak kedua, BLAI kini bersiap menggulirkan kompetisi strata keempat dalam piramida kompetisi di tanah air.

Dalam manager meeting klub divisi dua yang berlangsung di Jakarta, Kamis (25/7) malam, selain memutuskan kepastian kontestan dan drawing grup, mekanisme pengajuan tuan rumah juga sudah di tawarkan pada forum.

Pendaftaran klub sendiri sudah dibuka sejak 3 Mei hingga kemarin saat manager meeting.

“Tarbagi dalam 12 grup dengan sistem home tournament setengah kompetisi, divisi dua di jadwalkan sudah bergulir 28 September. Manager meeting selain membahas manual liga dan drawing, juga digelar workshop untuk calon tuan rumah. Tujuan liga amatir adalah membina, kami buka komunikasi dengan klub, untuk menerima masukan agar tujuan dapat segera tercapai,” ujar Syauqi Soeratno, CEO BLAI di Jakarta, Jumat (26/7) malam.

Dari 65 klub yang berlaga dalam 12 grup, dalam manager meeting kemarin tercatat 13 klub sudah mencalonkan diri menjadi tuan rumah putaran pertama. Tidak berbeda dengan divisi satu, dalam proses mencalonan juga akan melewati mekanisme verifikasi, baik infratruktur maupun administratif.

Bagian dari proses panjang pembelajaran, Syauqi mengingatkan kepada seluruh klub untuk secepat mungkin belajar pengelolaan manajemen mandiri. Kendati di liga amatir penggunaan APBD tidak dilarang, namun BLAI siap membantu jika ada klub berniat serius keluar dari jerat APBD.

“Ini salah satu pentingnya workshop, selain belajar bagaimana menggelar pertandingan yang baik, juga bisa bagaimana mengelola bisnis atau keuangan klub. Meski berstatus klub amatir, divisi dua merupakan tangga menuju kompetisi profesional atau semi-profesional, jadi mari disiapkan dari sekarang untuk mandiri,” jelas Syauqi.

Suasana ini terlihat benar saat Syauqi memimpin workshop panitia pertandingan calon tuan rumah putaran pertama divisi dua kemarin. Dari bagaimana mengelola penonton, tiket, sponsorship, hingga dampak penting sepakbola terhadap perekonomian masyaratkat dan pemerintah setempat, disimak serius oleh klub.

Dari 13 tim yang mencalonkan diri menjadi tuan rumah putaran kedua, untuk grup yang hanya memiliki satu tuan rumah, maka status tuan rumah menjadi otomatis. Tapi jika ada dua klub dari satu grup mengajukan diri, maka akan dilakukan verifikasi untuk memutuskan yang terbaik.

“Untuk sementara, di grup-grup yang hanya memiliki satu calon tuan rumah maka besar kemungkinan sudah pasti. Kemarin dalam manager meeting,klub-klub yang mengajukan diri sudah di konfirmasi langsung terkait kesiapan.Sedang jika ada dua klub yang maju dalam satu grup, maka akan dilakukan verifikasi untuk memastikan yang terbaik dan tersiap dari keduanya. Sesuai manual liga, jika tidak ada yang mangajukan tuan rumah di grup tersebut, maka status tuan rumah bersama di tempat netral, pembiyaan bersama-sama,” jelas Priyadi Budi, Manajer Administrasi BLAI.

Sedikit menambahkan, Budi menjelaskan bahwa kepastian kontestan divisi dua berdasar kehadiran dan konfirmasi terakhir saat manager meeting kemarin. 73 berasal dari 86 klub yang sebelumnya di undang hadir dalam pertemuan ini.

Ada pun angka 86 berasal dari kehadiran dalam pertemuan awal paska KLB 2013. Pada proses awal unifikasi, BLAI menggelar pertemuan seluruh pemilik klub divisi satu dan dua baik yang sebelumnya berlaga di bawah BLAI maupun direktorat liga amatir, pada 27 April lalu.

Pembagian Grup Dan Calon Tuan Rumah Kompetisi Divisi Dua Liga Indonesia 2013 :

GRUP A : PSAU, Peureulak Raya, Persip Pase, Persijaya, Persada, Persati, Lhokseumawe.
GRUP B : PS. Bangka Tengah*, PS. Belitung Timur (Babel), Persijam, Persibri, PS. Kerinci (Jambi), PS. Karimun* (Kepri)
GRUP C : Rumbai FC*, Persemai (Riau), Persiss Solok, PSKB (Sumbar), PS. TGM, PS. Serdang Bedagai (Sumut)
GRUP D : Cilegon United FC* (Banten), PS. Muko Muko, Bengkulu Putra (Bengkulu), PS. Kubu Raya (Kalbar), Persilat (Lampung), Persija Barat (DKI Jakarta), Carsurin FC (Jabar)
GRUP E : PSGJ*, Persigar, UNI Bandung, Persikotas, Persipo, Perssi Sukabumi, Persikoban Kota Banjar (Jabar)
GRUP F : PS. Nunukan*, Bontang Mitra United, PS. PU Bontang (Kaltim), PU Putra Palangkaraya, Persesam (Kalteng)
GRUP G : Jember United*, Persikama Madiun, Gresik Putra, Bajul Ijo (Jatim), Persekat (Kalteng), Persika Karanganyar (Jateng)
GRUP H : Perssu*, Persesa (Jatim), Perseftim, Perss Soe, Persap Alor (NTT), PS. Batam Kepri
GRUP I : PS. Badung, PS. Gianyar, Perst Tabanan, Perslobar NTB, PS. Mataram, Persilotim NTB, Protaba (DIY)
GRUP J : Persetala*, Barabai FC, Perseran, Persemas FC, Persetab (Kalsel)
GRUP K : Persminsel, PS. Manado (Sulut), Persidago*, PS. Bone Bolango (Gorontalo), PS. Dafi Mulia (Sultra), Halmahera FC (Maluku Utara)
GRUP L : Persitoli*, Persindug, Persiyali, Persimer* (Papua), PSHL (Maluku)

Keterangan : tanda (*) adalah klub yang mengajukan tuan rumah.
(BAS)

Perbaharui informasi sepakbola Anda dengan :

Follow Twitter @MediaSepakbola
Like Fanspage http://Facebook.com/MediaSepakbola

SebarkanShare on Facebook23Tweet about this on Twitter5Share on Google+0Email this to someone