MEDIASEPAKBOLA.co
Bank SPACE AVAILABLE

PSSI Janji Wasit Asing (Lagi)

wasit

JAKARTA, MEDIASEPAKBOLA.CO – Janji PSSI untuk mendatangkan wasit asing dalam memimpin pertandingan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) tampaknya segera dieksekusi.

Menurut salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang membawahi bidang perwasitan, Robertho Rouw, saat ini PSSI tengah bernegosiasi dengan Federasi sepakbola Korea Selatan dan Australia untuk bisa mendatangkan mereka.

“Kualitas wasit di Korea Selatan dan Australia cukup baik di kawasan Asia. Tujuan PSSI mendatangkan mereka karena ingin memberikan contoh kepada wasit-wasit lokal bagaimana cara memimpin pertandingan yang baik,” kata Robertho kepada wartawan, Minggu (12/5).

Rencana mendatangkan wasit asing sebenarnya sudah menyeruak beberapa waktu lalu saat kasus kekerasan terhada wasit semakin marak. Puncaknya adalah kala terjadi kasus pemukulan wasit Muhaimin oleh Edison Pieter Romaropen.

Terjadinya kasus kekerasan oleh wasit, dijelaskan oleh Robertho tidak terlepas pula dari ketegasan serta kualitas sang wasit dalam memimpin pertandngan di atas lapangan.

“Kenapa wasit banyak yang mengalami kekerasan, itu disebabkan pula dari mereka sendiri yang kadang lalai dan kurang memiliki wibawa di atas lapangan saat memimpin pertandingan,” jelasnya.

“Sampai saat ini menurut saya hanya ada 17 wasit lokal yang memiliki kualitas bagus di kompetisi ISL. Jumlah ini masih sangat minim,” sambungnya lagi.

Mengenai masalah biaya Robertho sendiri mengaku kalau mereka telah menghitung biaya yang diperlukan untuk mendatangkan wasit dari Korea Selatan dan Australia.

Secara kasar, Robertho memberikan perbandingan kalau penghasilan wasit di Indonesia umumnya menerima bayaran Rp5 juta per pertandingan, sementara wasit di Korea Selatan dan Australia biasanya memiliki harga maksimal 1000 dollar Amerika Serikat.

“Tidak berbeda jauh. Harganya sudah diperhitungkan. Kami juga sedang bahas dengan operator. Kalau dibandingkan dengan kualitas memang tidak rugi karena mereka bersertifikasi FIFA. Kalau terealisasi, nantinya akan digunakan pada putaran kedua ISL,” pungkasnya.
(BAS)

Komentar Anda

comments